Menyambut Momen Pertama di Tanah Suci
Bagi setiap jamaah, detik pertama menginjakkan kaki di Tanah Suci adalah momen yang tak terlupakan. Ada haru, bahagia, sekaligus rasa syukur yang mengalir deras di dada.
Di tengah rasa lelah setelah perjalanan panjang, hati terasa lega saat menyadari: “Inilah saat yang selama ini saya tunggu.” Pada momen inilah doa menjadi bekal utama, karena setiap ucapan penuh harapan akan lebih bermakna di hadapan Allah SWT.
Kenapa Doa Itu Penting?
Doa bukan sekadar permintaan, melainkan wujud syukur atas kesempatan berharga. Jamaah yang sudah pernah berangkat sering mengatakan, doa pertama yang dipanjatkan terasa begitu berbeda—lebih dalam, lebih tulus, dan penuh harapan.
Dengan memulai perjalanan umroh dengan doa yang tepat, hati akan lebih tenang, ibadah lebih fokus, dan perjalanan terasa lebih ringan. Lalu doa apa saja sih yang perlu di baca saat tiba di Tanah Suci? Mari ikuti arahan kami dalam artikel berikut!..

Doa Masuk Kota Makkah
Dirangkum dari Buku Doa & Dzikir Umrah Amisya, berikut bacaan doa memasuki kota Makkah.
اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ، فَحَرِمْ لَحْمِي وَدَمِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَ آمِنِيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَا بِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ، يَارَبَّ الْعَالَمِينَ
Allahumma hadza haramuka wa amnuka, faharrim lahmi wa dami wa basyari’alan nari wa aminni min’adzabika yauma tab’atsu ibadaka, waj’ali min auliyaika wa ahli tha’atika ya rabbal’alamina.
Artinya: “Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan negeri aman-Mu. Haramkanlah daging, darah dan kulitku atas api neraka, dan amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu, dan jadikanlah aku termasuk kelompok kekasih-Mu dan orang-orang yang rajin serta taat kepada-Mu, wahai Rabb seru sekalian alam.”
Doa Ketika Melihat KA’BAH
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allāhumma zid hādzal bayta tasyrīfan wa ta‘zhīman wa takrīman wa mahābatan, wa zid man syarrafahū wa karramahū min man hajjahū aw i’tamarahū tasyrīfan wa takrīman wa ta‘zhīman wa birran.
“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan wibawa pada Bait (Ka’bah) ini. Dan tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan, dan menghormati-nya di antara mereka yang berhaji atau yang berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kebaikan.”

Doa Masuk Kota Madinah
اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُ رَسُولِكَ وَاجْعَلْهُ لِيْ وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانًا مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Allâhumma hâdzâ ḫaramu rasûlika waj‘alhu lî wiqâyatan minan nâri wa amânan minal ‘adzâbi wa sû-il ḫisâb
Artinya: “Ya Allah, negeri ini adalah tanah haram rasul-Mu. Jadikanlah ia penjaga bagiku dari neraka, pengaman dari siksa dan buruknya perhitungan amal.”
Siap Menjalani Perjalanan Spiritual Anda?
Doa adalah bagian dari persiapan batin, sementara perjalanan yang nyaman adalah bagian dari persiapan lahir. Agar ibadah umroh Anda lebih tenang, percayakan perjalanan bersama Hattin Tours, jasa perjalanan umroh & haji terpercaya yang selalu siap mendampingi setiap langkah ibadah Anda.











