Blog

Takut Terkena Jet Lag Saat Haji & Umroh? Berikut Tipsnya!!

Jet lag selama umroh
Table of Contents

Banyak jamaah merasa begitu bersemangat saat berangkat umroh. Namun, setelah menempuh perjalanan panjang belasan jam dari Indonesia ke Tanah Suci, sering muncul rasa lelah, sulit tidur, atau tubuh terasa “tidak sinkron” dengan waktu setempat. Kondisi ini dikenal sebagai jet lag.

Meski terlihat sepele, jet lag bisa memengaruhi kekhusyukan ibadah Anda. Tapi jangan khawatir, dengan persiapan yang tepat, tubuh dan hati tetap bisa fokus dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah.

Apa Itu Jet Lag dan Mengapa Terjadi?

Jet lag adalah gangguan ritme tubuh akibat perbedaan zona waktu yang jauh. Dari Indonesia ke Arab Saudi, kita melewati perbedaan waktu sekitar 4 jam.

Gejalanya antara lain:

  • Susah tidur di malam hari.
  • Mengantuk berlebihan di siang hari.
  • Mudah lelah atau lesu.
  • Sulit berkonsentrasi saat beribadah.

Tips Mengatasi Jet Lag Selama Umroh

1. Atur Pola Tidur Sejak di Pesawat

Cobalah menyesuaikan waktu tidur dengan waktu Arab Saudi. Jika tiba di malam hari, usahakan tidur di pesawat sesuai jam tidur sana. Gunakan penutup mata atau earplug agar lebih nyenyak.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi membuat jet lag lebih terasa. Selalu bawa botol minum isi ulang dan kurangi minuman berkafein atau bersoda.

3. Bergerak Aktif

Saat di pesawat, lakukan peregangan ringan setiap beberapa jam. Setelah tiba, jangan langsung tidur lama. Jalan-jalan ringan di sekitar hotel atau Masjidil Haram bisa membantu tubuh menyesuaikan.

4. Jaga Asupan Makanan

Pilih makanan ringan dan sehat. Hindari makan terlalu banyak atau terlalu berat sebelum tidur agar tubuh lebih cepat pulih.

5. Siapkan Mental dan Niat yang Kuat

Ingatlah bahwa perjalanan ini bukan sekadar wisata, tapi ibadah. Dengan niat yang tulus, rasa lelah akan terasa lebih ringan.

Pengalaman Jamaah: “Awalnya Lelah, Tapi Hati yang Menguatkan”

Seorang jamaah bercerita, “Hari pertama saya sulit tidur karena badan masih mengikuti waktu Indonesia. Tapi saat mendengar azan Subuh di Masjidil Haram, rasa kantuk hilang seketika. Hati ini seolah diisi energi baru.”

Cerita ini mengingatkan kita bahwa persiapan fisik penting, namun dorongan spiritual jauh lebih kuat untuk menuntun langkah di Tanah Suci.

Persiapan Sebelum Berangkat: Fisik dan Spiritual

Agar tubuh lebih siap menghadapi jet lag, lakukan hal berikut sebelum keberangkatan:

  • Latihan fisik ringan: biasakan berjalan kaki setiap hari.
  • Kurangi begadang: tidur teratur minimal seminggu sebelum berangkat.
  • Perlengkapan pribadi: bawa vitamin, minyak angin, atau obat pribadi.
  • Doa dan dzikir: kuatkan hati agar setiap rasa lelah bernilai ibadah.

Menjadikan Setiap Lelah Sebagai Ladang Pahala

Jet lag hanyalah bagian kecil dari perjalanan besar menuju Baitullah. Dengan persiapan yang matang, insyaAllah ibadah tetap lancar dan penuh kekhusyukan. Ingatlah, setiap langkah, bahkan rasa lelah sekalipun, bisa menjadi pahala jika diniatkan untuk Allah SWT.

Siap Berangkat Umroh dengan Nyaman?

Jangan biarkan jet lag mengurangi semangat ibadah Anda. Percayakan perjalanan umroh pada Hattin Tours, penyedia jasa perjalanan umroh & haji terpercaya. Kami hadir untuk mendampingi setiap langkah, agar Anda bisa fokus beribadah dengan hati yang tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *