Salah satu momen yang paling ditunggu jamaah ketika berada di Tanah Suci adalah membeli oleh-oleh untuk keluarga di tanah air. Kurma, air zamzam, sajadah, atau tasbih menjadi simbol cinta yang dibawa pulang. Namun, banyak jamaah yang kebingungan: “Bagaimana cara menyimpan oleh oleh jamaah tanpa membuat koper jadi sesak?” atau bahkan lebih buruk, barang bawaan jadi berantakan dan sulit diatur.
Ketenangan ibadah akan lebih terasa ketika urusan logistik barang bawaan bisa dikelola dengan baik. Jangan sampai hanya karena oleh – oleh, ibadah jamaah menjadi tidak fokus dan berantakan.
Mengapa Menyimpan Belanjaan dengan Rapi Itu Penting?
- Menghindari kelebihan bagasi yang bisa membuat biaya tambahan.
- Mencegah kerusakan barang seperti pecah, tumpah, atau sobek.
- Membuat perjalanan lebih tenang tanpa perlu khawatir koper sulit ditutup.
- Menjaga fokus ibadah, karena jamaah tidak perlu disibukkan dengan urusan koper.
Seorang jamaah pernah berkata:
“Awalnya saya kalap belanja kurma dan cokelat, tapi akhirnya bingung koper sudah penuh. Untung ada tips dari pembimbing travel, jadi semua bisa tersimpan rapi.”
Tips Efektif Menyimpan Barang Belanjaan Tanpa Mengganggu Koper Jamaah
1. Bedakan Barang Harian dan Oleh-Oleh
Gunakan tas terpisah untuk oleh-oleh. Barang kebutuhan harian tetap di koper utama, sementara belanjaan disimpan di tas lipat tambahan. Hal ini membantu jamaah untuk tidak perlu menggeledah ulang tas ketika mencari makanan sehari – hari.
2. Gunakan Tas Lipat atau Duffel Bag Ekstra
Bawa tas lipat khusus yang ringan dan bisa digunakan saat perjalanan pulang. Ini membantu jika koper sudah penuh.
3. Manfaatkan Ruang Kosong di Koper
Isi bagian kosong koper dengan barang ringan seperti sajadah tipis atau pakaian dalam plastik vakum. Teknik ini membuat koper lebih ringkas. Namun, pastikan untuk tetap mengikuti batasan berat yang diberlakukan oleh pihak penerbangan.
4. Kelompokkan Barang Sejenis
- Makanan kering (kurma, cokelat, kacang) dalam satu kantong.
- Barang pecah belah (gelas zamzam, botol parfum) dibungkus bubble wrap.
- Tekstil (sajadah, kain ihram) digulung rapi agar hemat tempat.
5. Gunakan Jasa Kargo atau Pengiriman
Jika belanjaan terlalu banyak, pertimbangkan untuk menggunakan jasa kargo resmi dari Arab Saudi ke Indonesia. Cara ini lebih praktis dan aman. Jika memang terlalu banyak yang dibelanjakan, tidak ada salahnya untuk mecoba tips ini, sehingga jamaah tidak perlu terhalang lagi oleh standar berat yang diberlakukan pihak penerbangan.
Persiapan Sebelum Belanja di Tanah Suci
- Tentukan budget oleh-oleh sebelum berangkat agar tidak berlebihan.
- Bawa plastik vakum atau ziplock untuk menghemat ruang.
- Konsultasikan ke pihak travel tentang batas bagasi dan aturan penerbangan.
- Catat kebutuhan keluarga/kerabat agar belanja lebih terarah.
Mengatur barang belanjaan bukan hanya soal teknis, tapi juga soal membiasakan diri untuk sederhana dan terencana. Dengan adanya cara menyimpan oleh – oleh jamaah, membantu setiap perjalanan umroh atau haji jamaah menjadi terasa lebih nyaman dan penuh keberkahan.
Jika Anda ingin perjalanan yang lebih tenang, aman, dan terarah, percayakan perjalanan suci Anda bersama Hattin Tours yang siap mendampingi dengan layanan terbaik.











