Setiap jamaah umroh dan haji pasti merasakan getaran hati yang luar biasa saat pertama kali melangkah ke Masjid Nabawi. Suasana damai, cahaya lampu yang menenangkan, serta kenangan Rasulullah ﷺ membuat hati terasa begitu dekat dengan Allah. Namun, tahukah Anda? Selain shalat wajib, ada banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan di Masjid Nabawi agar ibadah semakin bernilai dan hati kian tenang.
Jangan sampai jamaah belum tahu apa saja amalan sunnah yang bisa dilakukan selama umroh maupun haji ketika di masjid nabawi!!….
Keutamaan Beribadah di Masjid Nabawi
Masjid Nabawi bukan sekadar tempat beribadah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa shalat di Masjid Nabawi lebih baik daripada seribu kali shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram.
Inilah yang membuat setiap jamaah merasakan kesempatan istimewa, sekaligus dorongan untuk memperbanyak ibadah sunnah selama berada di sana.
Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan di Masjid Nabawi
1. Shalat Sunnah (Raudhah)

Raudhah adalah area antara mimbar dan rumah Rasulullah ﷺ. Tempat ini disebut sebagai salah satu taman surga. Jika berkesempatan masuk ke Raudhah, perbanyaklah shalat sunnah dan doa dengan penuh kekhusyukan.
Saat berjalan masuk, jamaah dapat membaca doa masuk raudhah berikut:
مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطاَناً نَصِيْراً , أَللَّـهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ , وَاغْفِرْ لىِ ذُنُوْبِى وَافْتَحْ لىِ أَبْواَبَ رَحْمَـِكَ وَأَدْخِلْنِى فِيْهاَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ .
“Bismillah wa’alaa millati rasulillaahi. Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj’al lii min ladunka sulthaana nashiiraa. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammadin wa’alaa aali sayyidina Muhammadin, waghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika wa adkhilni fiihaa yaa arhamar raahimiin.”
2. Membaca Al-Qur’an

Masjid Nabawi memiliki suasana yang mendukung ketenangan hati. Membaca Al-Qur’an di sini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menghadirkan kedekatan spiritual yang mendalam.
3. Shalat Tahajud dan Dhuha
Manfaatkan waktu malam di Madinah untuk shalat tahajud. Jamaah juga bisa melaksanakan shalat dhuha setelah matahari terbit. Kedua amalan ini sangat dianjurkan dan penuh keutamaan.
4. Berdzikir dan Berdoa
Setelah shalat, sempatkan waktu untuk berdzikir. Lantunkan doa-doa dengan tenang, terutama di area Raudhah, karena doa di tempat ini memiliki keistimewaan tersendiri.
5. Menziarahi Makam Rasulullah ﷺ dan Para Sahabat

Mengucapkan salam kepada Rasulullah ﷺ, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab di makam mereka merupakan amalan sunnah yang penuh makna. Lakukan dengan adab yang sopan, tenang, dan penuh rasa hormat.
Persiapan Jamaah untuk Memaksimalkan Amalan Sunnah
Agar ibadah sunnah di Masjid Nabawi berjalan lancar, jamaah bisa melakukan beberapa persiapan:
- Spiritual: Perbanyak doa dan niatkan ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
- Fisik: Jaga stamina dengan cukup tidur, makan sehat, dan minum air yang cukup.
- Logistik: Siapkan Al-Qur’an saku, tasbih digital, atau aplikasi doa di ponsel agar mudah diamalkan.
- Mental: Bersabar saat antre masuk Raudhah atau ketika suasana masjid ramai.
Masjid Nabawi adalah salah satu tujuan utama jamaah umroh dan haji. Dengan melakukan amalan sunnah yang dianjurkan di Masjid Nabawi, setiap langkah ibadah terasa lebih bermakna, menenangkan, dan mendekatkan kita kepada Allah.
Jika Anda merindukan suasana Madinah dan ingin merasakan langsung keutamaan beribadah di Masjid Nabawi, Hattin Tours siap mendampingi perjalanan umroh/haji Anda dengan aman, nyaman, dan penuh perhatian.











